Postingan

Lelah Dengan Segala Yang Terjadi

Dahulu Aku rasanya hampir-hampir tak ingin menikah. Aku sempat ingin menutup hati, setelah patah hati dengan kekasihku yang dahulu di Jakarta. Aku pulang ke Solo dengan menyibukkan diri dengan bekerja sampai larut malam...menghabiskan hari libur dengan wisata...tiba akhirnya Aku bertemu seseorang yang tertarik menjalin hubungan serius denganku. Aku sebenarnya hanya setengah hati saja saat itu, tak ingin memiliki kekasih atau memulai menjalin hubungan baru kembali. Tapi, saat itu orangtua ku menyetujui dan mendorongku untuk segera menikah. Aku turuti keinginan orangtua ku untuk menikah dan menyenangkan kedua orangtuaku. Pada saat itu calonku itu bekerja di Jakarta, dan sejak pacaran hingga menikah pun kami LDR. Aku seperti bagai terpenjara, tidak bebas kembali...sementara orang yang memiliki diriku berada jauh dari ku. Aku lelah sampai sekarang keadaanku seperti ini. Sama seperti dulu sampai sekarang. LDR itu hal yang sangat berat. Adalah kebohongan besar bila Aku kelihatan berbahagia.....

de javu

Dear malem minggu, Aku merasa teringat kembali beberapa belas tahun yg lalu... Saat kumasih remaja, Aku pun sama dengan saat ini yg Aku rasakan. Aku kesepian, saat masih remaja Aku membawa kaset dan teks lagu Rita Effendi, yg sangat membuatku merasa semakin merindukan seseorang yang bisa menemaniku, seorang kekasih yang mampu meramaikan suasana hatiku. Dan saat ini Aku pun merindukan kehadiran suamiku saat ini, Aku sangat rindu ingin bermesraan dengan dia. Salahkah bila keinginan ku ini ingin dia disampingku ? Haramkah, tabukah, atau memalukankah bila Aku merindukan dia saat ini ? Aku merasa kesepian, walo masih ada anak-anakku.  Kenapa takdir menciptakan selalu banyak waktu untukku menyendiri ? Kenapa Aku tak bisa seperti yang lainnya ? Berkumpul bersama keluarga, bersama suami tercinta ? Aku sedih hingga Aku berlaku yang kasar kepada anak-anakku. Aku merasa sendiri mengurusi mereka, Aku ingin berbagi beban mengurus anak, dengan suamiku...tapi semua itu harus kukubur, keinginanku ...

Kembali Lagi....Lagi-lagi Yang Berat Bebannya Adalah Wanita Juga

Aku memiliki beberapa teman yang kehidupan rumahtangganya Long Distance Marriage (LDM), termasuk Aku. Sebelumnya kuceritakan tentang diriku, Aku sangat enjoy menjalani hingga 11 tahun pernikahan. Aku full sebagai ibu rumah tangga yang sehari-hari berkutat mengurusi anak-anak, rumah, dan kehidupan rumahtangga seperti biasanya. Aku tidak ikut-ikutan berwirausaha, atau bekerja sambilan dari rumah. Karena gaji suami sudah cukup untuk sehari-hari, anak-anak, bahkan termasuk membelikan apa yang jadi keinginanku pribadi, pakaian, sepatu, perhiasan, parfum, liburan, makanan, skincare ??? Aku tidak memakainya, tapi Aku lebih suka pakai ramuanku sendiri, karena Aku sangat telaten merawat tubuh dan wajah. Lagipula, waktuku sangat tersita untuk anak-anakku yang jumlahnya 3 orang Ketika Aku memiliki teman yang menjalani LDM juga, ternyata mereka merasa sebagai suatu beban yang sangat berat, baiklah.....Aku tahu dan paham beratnya kenapa dan dimana. Seorang sahabatku baru menikah 2 tahun, full LDM k...